Site Loader

 

Sebagian orang merasa nyaman ketika menggunakan furnitur berbahan kayu. Nuansa alami dan klasik yang dihasilkan oleh furnitur kayu tersebut menambah tingkat estetika rumah. Oleh sebab itu, keberadaan furnitur berbahan kayu ini semakin diminati. Furnitur kayu ini juga bisa membuat pemilik rumah menjadi betah di rumah karena menimbulkan dampak psikologis berupa kenyamanan dan relaksasi.

Tetapi, meskipun memiliki manfaat secara estetik maupun psikologis, merawat furnitur ternyata tidak bisa sembarangan. Hal ini membutuhkan ketelitian dan ketelatenan. Jika pemilik rumah tidak terampil dalam merawat furnitur kayu, hal tersebut akan menyebabkan furnitur tersebut cepat mengalami kerusakan. Hal ini karena bahan kayu mudah rusak jika mendapat ancaman utamanya, yaitu jamur, udara yang terlalu lembap, kotoran, debu, dan yang paling menakutkan adalah rayap.

Oleh karena itu, furnitur harus dirawat secara telaten. Bagaimana cara merawatnya?

 

Bersihkan minimal seminggu sekali

Hal yang paling sederhana adalah membersihkan furnitur minimal seminggu sekali. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran, kuman, bakteri, dan debu yang menempel di furnitur Anda.

Perhatikan alat pembersih

Selain membersihkan furnitur minimal seminggu sekali, hal lain yang harus diperhatikan adalah alat yang digunakan untuk membersihkan furnitur tersebut. Gunakan kain lembut dan tidak berserat kasar. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar furnitur tidak rusak karena tergores. Jika Anda akan membersihkan lokasi-lokasi yang sulit dijangkau, gunakan kuas kecil.

Semprotkan wax sebulan sekali

Apabila Anda menginginkan hasil yang benar-benar maksimal, Anda dapat menyemprotkan cairan wax sebulan sekali. Cairan tersebut akan melapisi bagian luar furnitur, sehingga tidak mudah rusak.

Jangan letakkan furnitur di tempat panas

Untuk menjaga kualitas warna dari furnitur yang Anda miliki, jangan sekali-kali meletakkan furnitur di tempat panas atau terlalu banyak terkena sinar matahari. Lingkungan yang panas dapat menyebabkan warna furnitur menjadi pudar. Selain itu, lingkungan panas juga merusak lapisan luar dari furnitur tersebut. Ketika Anda ingin meletakkan barang yang bersuhu panas, misalnya kopi atau makanan berkuah panas, sangat disarankan untuk meletakkan alas terlebih dahulu untuk mengurangi kontak antara furnitur dengan barang bersuhu panas tersebut.

 

Nah, itu tadi merupakan beberapa cara untuk merawat furnitur berbahan kayu agar tetap awet. Jangan lupa untuk diterapkan ya!

Aulia Nur Sahlina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *